Beranda / Daerah / Hadapi Peralihan Cuaca, Pemkab Sukabumi Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Hadapi Peralihan Cuaca, Pemkab Sukabumi Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Ancaman bencana hidrometeorologi menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi seiring masuknya masa peralihan cuaca atau pancaroba setelah musim kemarau. Berbagai langkah dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan penguatan kesiapsiagaan dilakukan melalui apel bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembekalan bagi personel terkait edukasi masyarakat dan upaya mitigasi bencana.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Akan Bangun Ulang Jembatan Gantung yang Rusak di Jampang Tengah pada Akhir Oktober 2024

β€œPaling tidak apel kesiapsiagaan itu membuktikan bahwa kami insyaallah secara personelnya sudah siap, dan juga sekaligus kemarin personel juga ditanamkan bagaimana caranya mengedukasi masyarakat kaitan dengan memitigasi bencana, meminimalisir kejadian bencana,” ujar Andreas dikutip Rabu (28/10/2026).

Menurut Andreas, Kabupaten Sukabumi memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Sejumlah ancaman yang perlu diwaspadai meliputi banjir bandang, tanah longsor, hingga pergeseran tanah yang berpotensi terjadi di berbagai kecamatan.

Baca Juga :  Jabar dan KAI Sepakat Realisasikan 5 Proyek Rel, Termasuk Kereta Wisata yang Lintasi Sukabumi

Ia juga menyinggung kejadian bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Sukabumi pada akhir 2024. Saat itu, sebanyak 39 kecamatan terdampak bencana secara bersamaan.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya langkah antisipasi sejak dini, terutama dalam menghadapi perubahan kondisi cuaca. Upaya mitigasi diharapkan dapat menekan risiko kerugian serta mencegah jatuhnya korban jiwa ketika bencana terjadi.

Dalam memperkuat kesiapsiagaan, Pemkab Sukabumi mengandalkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, hingga aparat gabungan.

Baca Juga :  4 Warga Sukabumi Terduga Pelaku Pengedar Sabu dan Pil Ekstasi Ditangkap Polisi, Barang Bukti Disita

Namun, Andreas menegaskan bahwa upaya mengurangi risiko bencana tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan petugas. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pencegahan bencana.

β€œMasyarakat juga harus peduli juga terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Peralihan Cuaca, Pemkab Sukabumi Perkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru