Beranda / Peristiwa / Sempat Dicari Keluarga dan Warga, Balita di Ciracap Sukabumi Ditemukan Meninggal di Sumur Tetangga

Sempat Dicari Keluarga dan Warga, Balita di Ciracap Sukabumi Ditemukan Meninggal di Sumur Tetangga

CORONGSUKABUMI.com – Duka menyelimuti warga Kampung Cadas Ngampar, RT 014/004, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita berinisial GA (1 tahun 11 bulan) yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah sumur milik warga, Sabtu (27/6/2026) petang.

Korban ditemukan setelah keluarga bersama warga melakukan pencarian selama kurang lebih 2,5 jam di sekitar permukiman. Sumur tempat korban ditemukan berada sekitar 50 meter dari rumahnya.

Kapolsek Ciracap, AKP Taopik Hadian, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, sekitar pukul 16.00 WIB korban sempat bermain di sekitar rumah sebelum dibawa pulang oleh ibunya. Namun tidak lama kemudian, balita yang lahir pada 28 Juli 2024 itu kembali keluar rumah tanpa diketahui orang tuanya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabar 7 April 2026, Didominasi Cerah Berawan di Sejumlah Wilayah

β€œKorban sebelumnya bermain di sekitar rumah, kemudian dibawa pulang oleh ibunya. Namun beberapa saat kemudian korban kembali keluar rumah tanpa diketahui orang tuanya. Saat disadari tidak berada di rumah, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian,” ujar AKP Taopik Hadian.

Pencarian pun dilakukan dengan menyisir berbagai lokasi di sekitar rumah korban. Hingga menjelang waktu magrib, keberadaan balita tersebut belum juga ditemukan sehingga membuat keluarga dan warga panik.

Sekitar pukul 18.30 WIB, korban akhirnya ditemukan mengambang di permukaan air sebuah sumur milik warga yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Baca Juga :  Penggerebekan Tambang Emas Ilegal di Cikakak Sukabumi, 6 Orang Diamankan

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Egi. Setelah itu, temuan tersebut segera diberitahukan kepada keluarga dan warga lainnya. Seorang warga bernama Wagianto kemudian turun ke dalam sumur untuk mengevakuasi korban.

Namun nahas, saat berhasil diangkat ke permukaan, balita tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian itu, petugas Polsek Ciracap langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi, polisi menduga korban terjatuh ke dalam sumur setelah lepas dari pengawasan orang tuanya saat bermain.

Baca Juga :  Masuki Hari Kedua Ramadhan, Sejumlah Bapokting di Pasar Cinageun Jampangkulon Alami Kenaikan

β€œAdapun sumur tempat korban ditemukan merupakan milik tetangganya bernama Muslih yang sehari-harinya memang masih aktif digunakan,” kata Taopik.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan kasus tersebut. Namun, keluarga memilih menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Orang tua korban juga telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi di hadapan petugas.

Saat ini jenazah korban disemayamkan di rumah duka dan dijadwalkan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat pada Minggu (28/6/2026).

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru