Beranda / Peristiwa / Dinkes Sukabumi Selidiki Dugaan Keracunan MBG 39 Siswa SD di Cibadak, Temukan Susu Basi Kedaluwarsa

Dinkes Sukabumi Selidiki Dugaan Keracunan MBG 39 Siswa SD di Cibadak, Temukan Susu Basi Kedaluwarsa

CORONGSUKABUMI.com – Sebanyak 39 siswa sekolah dasar di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam penyelidikan awal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi menemukan susu yang disajikan kepada para siswa telah melewati masa kedaluwarsa.

β€œTerupdate ada 39 anak yang diduga adanya keracunan makanan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, Rabu (29/7/2026).

Masykur mengatakan, saat insiden terjadi, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak segera melaporkan kejadian tersebut kepada Puskesmas. Penanganan awal justru dilakukan dengan memanggil seorang tenaga kesehatan yang berada di sekitar lokasi.

Setelah itu pihak Puskesmas Sekarwangi baru mengetahui bahwa peristiwa itu terjadi Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB yang selanjutnya menginformasikan ke Dinkes.

Baca Juga :  Ini Menu MBG yang Diduga Sebabkan 32 Pelajar SMK di Palabuhanratu Keracunan

β€œJadi, pas waktu kejadian itu, tidak langsung menginformasikan kepada Puskesmas. Setelah habis magrib, dari dari kata Puskesmas ini setelah saya konfirmasi, baru ada informasi dan setelah ada informasi, tentunya Puskesmas langsung melakukan monitoring ke lapangan dan kita terus koordinasi dan kita siapkan kalau misalkan ada hal yang harus kita tangani sesuai dengan kapasitas dan kewenangan kita,” ujarnya.

Menurutnya, para siswa mengalami gejala yang umum ditemukan pada kasus keracunan makanan, seperti diare, mual, muntah, pusing, lemas, dan keluhan lainnya.

Dari total siswa yang terdampak, satu anak sempat dirujuk ke RSUD Sekarwangi karena mengalami demam saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, setelah menjalani penanganan medis, kondisi siswa tersebut membaik dan diperbolehkan pulang.

Baca Juga :  Rencana Naik Gunung? Persiapkan Hal Ini Sebelum Berangkat

Terkait penyebab kejadian, Masykur menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan epidemiologi sehingga belum dapat memastikan sumber keracunan. Meski demikian, tim menemukan adanya satu produk susu yang telah melewati masa kedaluwarsa.

β€œIni baru diduga, tetapi hasil penyelidikan epidemiologi kami, kami kesana wawancara, observasi, ditemukan yang secara nyata kita lihat susu yang expired date-nya sudah lewat,” tuturnya.

Masykur menjelaskan, pada kemasan susu tersebut tercantum tanggal kedaluwarsa pada Juni 2026, sehingga saat disajikan masa berlakunya telah lewat sekitar satu bulan.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Kota Gagalkan Aksi 10 Remaja yang Diduga Akan Perang Sarung

β€œDi expired date tertera bulan Juni, berarti sudah lewat satu bulan, dan itu masih diberikan,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab pasti, Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan dan minuman yang disajikan pada hari kejadian untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penetapan penyebab dugaan keracunan.

Sementara itu, awak media telah berupaya mengonfirmasi dugaan keracunan tersebut kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pihak SPPG yang berada di Kelurahan Cibadak itu belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Sumber Jubirtvnews.com:Β 39 Siswa SD di Cibadak Diduga Keracunan MBG, Dinkes Sukabumi Temukan Susu Basi Kedaluwarsa

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru