Beranda / Daerah / Festival Kopi Sukabumi II, Bupati Asep Japar Ingin Kembalikan Pamor “Black Gold”

Festival Kopi Sukabumi II, Bupati Asep Japar Ingin Kembalikan Pamor “Black Gold”

CORONGSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendorong kebangkitan komoditas kopi lokal dengan menghidupkan kembali julukan black gold atau emas hitam yang pernah melekat pada kopi Sukabumi.

Bupati Sukabumi Asep Japar melihat potensi perkebunan kopi yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai modal untuk memperkuat produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Keinginan tersebut disampaikan Asjap sapaan akrab bupati Sukabumi saat membuka Festival Kopi Sukabumi II di Bumi Mandiri Center, Kecamatan Kadudampit, Kamis (3/9/2026).

Menurut Asjap, kopi Sukabumi memiliki sejarah panjang. Sejak masa kolonial, kopi dari wilayah Sukabumi telah dikenal dan memiliki reputasi tersendiri.

“Sejarah mencatat, Sukabumi memiliki jejak historis di industri kopi. Biji kopi Sukabumi dikenal luas sebagai black gold. Ini merupakan warisan dan tolok ukur mutu yang tinggi,” katanya saat membuka Festival Kopi Sukabumi II di Bumi Mandiri Center, Kecamatan Kadudampit, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-80 di Sukabumi Dijadikan Momentum Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Pelayanan Infrastruktur

Asjap menilai sejarah tersebut perlu kembali diperkuat dengan mengembangkan potensi perkebunan kopi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.

Lahan perkebunan kopi tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit hingga Kabandungan.

Ia bahkan melihat masih terdapat lahan perkebunan yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi dikembangkan melalui kerja sama dengan petani.

“Kabupaten Sukabumi memiliki lahan perkebunan yang terbengkalai, ini bisa dikerjasamakan dengan petani kopi. Sehingga produksi kopi di Sukabumi semakin melimpah,” tuturnya.

Menurut Asjap, peningkatan produksi harus dibarengi dengan penguatan kualitas dan inovasi. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan kepada petani maupun industri kecil menengah (IKM) pengolahan kopi.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan IKM pengolah kopi semakin baik kualitas dan inovasinya. Salah satu bentuk dukungannya dengan penyerapan dan pembelian kopi asli Sukabumi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terjebak Dalam Rumah Terbakar, Nenek 80 Tahun di Waluran Sukabumi Tewas

Tak hanya mendorong masyarakat membeli produk lokal, Asjap juga mengajak perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) ikut memperluas penyerapan kopi Sukabumi.

Ia meminta kopi lokal disajikan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, baik untuk konsumsi rapat maupun jamuan tamu dari luar daerah.

“Perangkat daerah hingga BUMD, marilah kita beli dan konsumsi kopi asli Sukabumi. Baik untuk konsumsi pribadi, rapat, ataupun jamuan tamu. Kita dukung petani kita dengan membeli dan mengonsumsinya,” ujar Asjap.

Festival Jadi Ruang Bangun Ekosistem Kopi

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni mengatakan Festival Kopi Sukabumi II menjadi salah satu wadah untuk menjalankan arah kebijakan tersebut.

Festival yang berlangsung selama dua hari, 3-4 September 2026, tidak hanya menampilkan produk kopi lokal. Sejumlah kegiatan edukasi dan kompetisi juga digelar untuk memperkuat ekosistem perkopian di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Remaja 13 Tahun Hilang di Sungai Cimandiri Sukabumi, Diduga Terpeleset saat Hendak BAB

Di antaranya talkshow, workshop, serta lomba cupping kopi dengan kategori Arabika fullwash, Arabika natural, dan natural.

“Selain itu, terdapat pula lomba cupping kopi Arabika fullwash, Arabika natural, dan natural. Ini merupakan langkah bersama untuk membangun ekosistem perkopian di Sukabumi. Makanya kami menampilkan juri dan narasumber ahli perkopian,” terangnya.

Festival tersebut juga menjadi ajang bagi para pelaku IKM dari berbagai kecamatan untuk memperkenalkan produk kopi unggulan masing-masing.

Beragam produk kopi lokal ditampilkan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tersebut.

“Ada sekitar 30 IKM yang terlibat di acara yang merupakan rangkaian dari Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 156 tahun ini,” pungkasnya.

Sumber Jubirtvnews.com: Festival Kopi Sukabumi II, Bupati Asep Japar Ingin Angkat Kembali Julukan “Black Gold”

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru