CORONGSUKABUMI.com – Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan perkebunan jati PT IBP, Desa Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Korban dipastikan merupakan Eka Maryani (26), warga Kecamatan Curugkembar yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak akhir Juni 2026.
Kepastian tersebut diperoleh setelah proses identifikasi yang dilakukan kepolisian bersama tim forensik RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi. Hasil pemeriksaan kemudian dikonfirmasi kepada pihak keluarga.
βIya sudah betul, sudah ada informasi konfirmasi ke keluarga. Bahwa korban yang di sana itu adalah Eka Maryani,β ujar kakak ipar korban, Bedy, saat dikonfirmasi, Rabu malam (15/7/2026).
Sebelumnya, keluarga sempat kesulitan memastikan identitas korban karena kondisi jasad yang telah mengalami pembusukan berat hingga menyisakan kerangka. Saat pertama kali diminta melihat jasad, pihak keluarga mengaku belum dapat mengenali korban secara langsung.
Identifikasi akhirnya dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan medis forensik yang melibatkan data primer dan sekunder, termasuk pencocokan dengan informasi dari kedua orang tua korban.
Sebelum identitas korban dipastikan, media sosial sempat diramaikan dengan berbagai dugaan yang mengaitkan penemuan kerangka tersebut dengan laporan orang hilang atas nama Eka Maryani. Beredarnya foto selebaran orang hilang yang disandingkan dengan dokumentasi evakuasi kerangka menimbulkan keresahan di kalangan keluarga.
Bedy mengakui berbagai informasi yang beredar tanpa kepastian sempat membuat keluarga cemas. Namun mereka memilih menunggu hasil identifikasi resmi dari pihak kepolisian.
Eka Maryani merupakan warga Kampung Sindangsari, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Menurut keluarga, perempuan yang merupakan ibu dari tiga anak itu terakhir diketahui berada di rumah kontrakannya di wilayah Sagaranten sebelum akhirnya tidak bisa lagi dihubungi sejak 29 Juni 2026.
Meski identitas korban telah dipastikan, keluarga mengaku belum mengetahui penyebab pasti kematian Eka Maryani karena hingga kini belum menerima penjelasan rinci mengenai hasil pemeriksaan medis.
βBelum pasti, belum sempat mengobrol banyak terkait hal itu,β kata Bedy.
Sementara itu, penyidik kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Sebelumnya, tim Kedokteran Forensik RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi telah menyelesaikan autopsi terhadap kerangka tersebut pada Rabu (15/7/2026). Pemeriksaan dilakukan oleh dokter forensik bersama dokter gigi forensik guna mengidentifikasi profil biologis korban.
Pamin Ur Yan Dokpol RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi, IPDA drg. Yurinda Reygita, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap tulang-belulang korban yang diterima dari penyidik pada Senin (13/7/2026) malam.
βKami menerima jenazah tanpa identitas ini pada Senin malam (13/7/2026) sekitar pukul 20.50 WIB, dan langsung melakukan tindakan visum luar serta dalam pada Rabu siang mulai pukul 11.00 WIB. Mengingat jaringan lunak tubuh sudah hancur akibat pembusukan lanjut, kami juga telah mengamankan sampel DNA serta melakukan uji histopatologi laboratorium sebagai alat bukti ilmiah primer,β terang IPDA drg. Yurinda Reygita.
Dari hasil analisis antropologi forensik terhadap struktur tulang panggul, tengkorak, serta pemeriksaan odontologi forensik, tim medis menyimpulkan kerangka tersebut merupakan perempuan dewasa. Temuan itu menjadi bagian dari proses identifikasi yang kemudian mengarah pada kepastian identitas korban sebagai Eka Maryani.
Setelah seluruh proses autopsi, pengambilan sampel biologis, dan pemulasaran jenazah selesai dilaksanakan, jasad korban diserahkan kepada penyidik sebelum akhirnya dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Kecamatan Curugkembar untuk dimakamkan.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Identitas Terkuak! Kerangka di Kebun Jati Sagaranten Dipastikan Ibu Muda yang Hilang Sejak Juni










