CORONGSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyiapkan langkah koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memperkuat pelaporan sekaligus pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) di daerah. Langkah ini dilakukan agar program prioritas pemerintah pusat tersebut tidak hanya terpenuhi secara administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam sosialisasi pelaporan indikator kinerja ProSN yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri secara virtual pada Rabu (4/3/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengikuti kegiatan tersebut dari Setda Kabupaten Sukabumi bersama Kepala Baperida, Inspektur Inspektorat, serta sejumlah OPD terkait.
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju sehingga berbagai Program Strategis Nasional yang ditetapkan pemerintah harus menjadi prioritas pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah. Komitmen kepala daerah dan wakil kepala daerah, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta kemampuan implementasi kebijakan di lapangan menjadi faktor penting agar program dapat berjalan efektif.
Ia menekankan bahwa ProSN tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif dalam bentuk laporan.
βProSN harus menjadi bagian dari program kerja pemerintah daerah, bukan sekadar formalitas administrasi. Evaluasi tidak hanya dilihat dari kelengkapan laporan, tetapi juga dari efektivitas dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,β ujarnya.
Dalam pengawasan pelaksanaannya, Kemendagri memfokuskan perhatian pada sejumlah sektor strategis, antara lain penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, hingga peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Untuk memastikan implementasi berjalan sesuai rencana, pada April mendatang tim Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dari Direktorat Jenderal Kemendagri dijadwalkan turun langsung ke berbagai daerah guna melakukan monitoring dan evaluasi.
Sejalan dengan itu, para inspektur daerah diminta memperkuat koordinasi dengan perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di daerah. Koordinasi ini dinilai penting mengingat setiap program strategis memiliki berbagai potensi risiko, baik pada tahap perencanaan, pengelolaan keuangan, pelaksanaan program, maupun risiko sosial di masyarakat.
Karena itu, upaya mitigasi risiko harus dilakukan secara berkelanjutan melalui proses identifikasi, analisis, evaluasi, hingga penyusunan strategi pengendalian yang tepat.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti hasil sosialisasi tersebut dengan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh OPD.
Menurutnya, langkah ini penting agar pelaksanaan dan pelaporan ProSN di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih terukur serta tepat sasaran.
βPelaporan Program Strategis Nasional secara teknis berada di Baperida dan Inspektorat. Dalam waktu dekat akan segera kami bahas bersama para OPD agar pelaksanaannya terukur dan tepat sasaran,β pungkasnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Pelaporan Program Strategis Nasional Diperkuat, Sukabumi Siapkan Koordinasi Lintas OPD










