CORONGSUKABUMI.com – Perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu perhatian Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Rika Yulistina, dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Selasa (20/10/2026).
Rika menilai, peringatan hari jadi partai politik semestinya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi para kader untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.
βPeringatan HUT ke-62 ini harus menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak. Persoalan kekerasan dan ketidakadilan tidak boleh diabaikan. Mereka membutuhkan perlindungan dan keberpihakan yang nyata,β ujar Rika dikutip Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan dinilai penting untuk memastikan perlindungan terhadap kelompok rentan dapat berjalan secara nyata.
Rika juga menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan Partai Golkar. Ia berharap, bertambahnya usia partai dapat diiringi dengan peningkatan kontribusi dan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi di daerah.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika menekankan pentingnya mendorong kebijakan daerah yang mampu memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak. Upaya tersebut, menurutnya, perlu didukung melalui penguatan regulasi, peningkatan kepedulian masyarakat, serta dukungan terhadap penanganan kasus kekerasan.
βAnak-anak adalah bagian penting dari masa depan Sukabumi, sementara perempuan memiliki peran besar dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Karena itu, hak-hak mereka harus dilindungi dan diperjuangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,β katanya.
Ia berharap, momentum HUT ke-62 Partai Golkar dapat memperkuat semangat para kader untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Rika menegaskan, perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan komitmen bersama. Melalui kolaborasi pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, dan masyarakat, ia berharap Kabupaten Sukabumi dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan berkeadilan bagi perempuan dan anak.









