Beranda / Peristiwa / Musim Kemarau Picu 21 Karhutla dalam Sebulan di Sukabumi, Lahan Terbakar Capai 30 Hektare

Musim Kemarau Picu 21 Karhutla dalam Sebulan di Sukabumi, Lahan Terbakar Capai 30 Hektare

CORONGSUKABUMI.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat selama musim kemarau di Kabupaten Sukabumi. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat 21 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai kurang lebih 30 hektare.

Data tersebut tercatat dalam periode 1 Juli hingga 11 Agustus 2026. Puluhan kejadian karhutla itu tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan jumlah tersebut merupakan rekap kejadian yang tercatat dalam sistem Sigap BPBD.

Baca Juga :  Kerugian Capai Rp480 Juta, 20 Ribu Ayam Terpanggang saat Kebakaran Kandang di Cikembar

β€œKalau kita ngelihat rekap dari sistem Sigap, 21 kejadian di kecamatan-kecamatan yang terdampak kejadian Karhutla,” kata Daeng, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, kondisi musim kemarau dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Kondisi vegetasi dan lahan yang mengering membuat api lebih mudah menyebar ketika terjadi pembakaran.

Namun, BPBD juga menemukan dugaan adanya faktor aktivitas manusia yang turut memicu sejumlah kejadian karhutla.

β€œJadi untuk penyebabnya, selain faktor alam yang memicu cuaca panas gitu, diduga dipicu oleh aktivitas manusia juga, seperti pembukaan lahan dengan cara membakar yang dilaksanakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk total luasan, kurang lebih 30 hektar yang sudah tercatat,” tuturnya.

Baca Juga :  Cari Peluang Usaha? Ini 7 Ide Jualan UMKM yang Cocok Dijalankan Saat Musim Kemarau

BPBD Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Upaya pencegahan dinilai penting mengingat api yang awalnya berasal dari pembakaran kecil dapat dengan cepat merambat ketika kondisi lahan kering.

Masyarakat diminta menghindari pembakaran terbuka, baik di lahan pertanian, perkebunan maupun kawasan yang berdekatan dengan hutan.

Apabila pembakaran untuk keperluan tertentu tidak dapat dihindari, masyarakat diimbau memastikan api benar-benar terkendali dan menyiapkan sarana pemadaman sederhana seperti air maupun tanah untuk mencegah api merembet ke area lain.

Baca Juga :  UPT Dalduk Cibitung Resmi Beroperasi, Bupati Sukabumi Minta Pelayanan Cepat dan Profesional

Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan dengan vegetasi kering. Bara kecil dari puntung rokok berpotensi memicu kebakaran apabila mengenai rerumputan atau material yang mudah terbakar.

Selain langkah pencegahan, BPBD mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendeteksi potensi karhutla sejak dini. Warga yang melihat kepulan asap, percikan api, maupun tanda-tanda awal kebakaran diminta segera melapor kepada pemerintah desa, petugas BPBD, atau aparat terkait.

Sumber Jubirtvnews.com:Β 21 Karhutla Terjadi di Sukabumi dalam Sebulan, Lahan Terbakar Capai 30 Hektare

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru