Beranda / Daerah / Nelayan Ujunggenteng Sukabumi Sepakati Penghentian Jaring Apolo dan Jaring Tanam

Nelayan Ujunggenteng Sukabumi Sepakati Penghentian Jaring Apolo dan Jaring Tanam

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Perselisihan terkait penggunaan alat tangkap di kalangan nelayan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berakhir setelah seluruh pihak menyepakati penghentian penggunaan jaring Apolo dan jaring tanam.

Kesepakatan itu diambil melalui musyawarah yang digelar di Kantor Desa Ujunggenteng, Rabu (16/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi upaya untuk meredam ketegangan sekaligus menyamakan komitmen nelayan dalam menjaga sumber daya laut.

Musyawarah melibatkan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi, Satwas PSDKP, Polairud Polres Sukabumi, TNI AL, HNSI, pemerintah desa, serta perwakilan nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, mengatakan persoalan tersebut tidak lepas dari kesepakatan sebelumnya yang dibuat pada 25 Juni 2026. Saat itu, nelayan telah sepakat menghentikan penggunaan jaring Apolo dan alat tangkap sejenis.

Baca Juga :  Harapan Lama Nelayan Ujunggenteng Soal Dermaga, Ini Kata Wakil Bupati Sukabumi

Namun, kesepakatan tersebut belum sepenuhnya berjalan. Masih adanya nelayan yang menggunakan alat tangkap tersebut kemudian memunculkan rasa tidak adil di antara nelayan yang telah lebih dulu menghentikannya.

β€œKalau yang lain masih menggunakan, muncul pemikiran, kalau saya dilarang sementara yang lain menggunakan, akhirnya saya pakai lagi. Dari situ muncul konflik,” ujar Sri Padmoko.

Karena itu, melalui pertemuan kali ini, para nelayan kembali menyepakati agar jaring Apolo dan alat tangkap sejenis tidak digunakan.

Sri mengatakan kesepakatan tersebut harus menjadi komitmen seluruh nelayan. Jika nantinya masih ditemukan penggunaan alat tangkap yang dilarang, penanganan dapat dilakukan oleh aparat sesuai aturan yang berlaku.

β€œNelayan yang tetap menggunakan alat tangkap yang dilarang akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan oleh aparat berwenang, di antaranya TNI AL, Polairud, Polsek maupun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP),” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Asep Japar Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Anak, Kasus NS Harus Diusut Tuntas

Selain jaring Apolo, jaring tanam juga menjadi salah satu alat tangkap yang disepakati untuk ditinggalkan. Alat tersebut dinilai berisiko terhadap keberlangsungan sumber daya benih bening lobster (BBL).

Sri menjelaskan, penggunaan jaring tanam berpotensi menangkap benih lobster yang masih berada dalam fase pertumbuhan. Jika dibiarkan berkembang, benih tersebut dapat tumbuh menjadi lobster dewasa sehingga mendukung keberlanjutan populasinya.

β€œJaring tanam tidak ada perbedaan pendapat. Sepakat tidak boleh digunakan karena merusak sumber daya benih lobster,” katanya.

Berakhirnya perselisihan tersebut mendapat sambutan positif dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi. Sri berharap kesepakatan yang telah dicapai di Ujunggenteng dapat dipertahankan dan menjadi komitmen bersama para nelayan.

Baca Juga :  Terkendala Cuaca, Pencarian Dua Nelayan di Ujunggenteng Dihentikan Sementara

β€œKita bersyukur, yang tadinya berkonflik hari ini sudah berdamai,” ujarnya.

Setelah kesepakatan di Ujunggenteng tercapai, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi bersama instansi terkait berencana melakukan sosialisasi serupa ke sejumlah wilayah pesisir lainnya, termasuk Minajaya dan Tegalbuleud.

Pendekatan persuasif juga akan dilakukan terhadap nelayan yang diduga masih menggunakan alat tangkap tersebut agar mengikuti kesepakatan yang telah dibuat bersama.

Pertemuan di Ujunggenteng turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan, HNSI, Posal Ujunggenteng, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Polsek Ciracap, Polairud Polres Sukabumi, Pemerintah Desa Ujunggenteng, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, PSDKP Provinsi Jawa Barat, Pos AU Ujunggenteng, Pemerintah Kecamatan Ciracap, serta para nelayan Ujunggenteng.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Akhiri Perselisihan, Nelayan Ujunggenteng Sepakat Tinggalkan Jaring Apolo dan Jaring Tanam

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru