Beranda / Daerah / Plara Fest 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Seni dan Ekonomi Kreatif

Plara Fest 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Seni dan Ekonomi Kreatif

CORONGSUKABUMI.com – Kawasan Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi panggung seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui Pelabuhan Ratu Festival (Plara Fest) 2026, Sabtu (8/8/2026).

Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi masyarakat. Plara Fest juga menjadi ruang bagi komunitas seni untuk berekspresi sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan barongsai yang mendapat sambutan antusias dari pengunjung. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni tradisional dari Komunitas Sanggar Seni Palabuhanratu (KSSP).

Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diisi dengan santunan anak yatim serta kunjungan ke stan pelaku industri kecil menengah (IKM) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan Plara Fest merupakan salah satu dari 14 agenda yang masuk dalam rangkaian HJKS ke-156.

Baca Juga :  Hari Nelayan Cisolok ke-28, Momentum Promosi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Menurutnya, festival tersebut dirancang tidak sekadar sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengapresiasi sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal yang memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata.

β€œIni adalah ikhtiar untuk mengapresiasi, sekaligus mengkurasi dan mengeksplorasi seni budaya yang menjadi bagian dari aktivitas pariwisata,” kata Ali.

Plara Fest juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat dan wisatawan. Sedikitnya 25 pelaku IKM dan UMKM turut membuka stan dalam kegiatan tersebut.

Peserta festival tidak hanya berasal dari Palabuhanratu dan sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Beberapa pelaku usaha dari daerah lain di Provinsi Banten juga ikut ambil bagian.

Menurut Ali, penyelenggaraan Plara Fest berawal dari kegiatan Hari Tari Dunia yang digelar komunitas seni Palabuhanratu pada 29 April 2026.

Baca Juga :  Rapat Dinas Juli 2026, Pemkab Sukabumi Bahas Target PAD hingga Persiapan HJKS ke-156

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Dari situlah muncul gagasan untuk mengembangkan kegiatan seni tersebut menjadi festival yang lebih besar dan dikemas dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

β€œKomunitas seni kemudian mengusulkan agar kegiatan serupa digelar dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menilai pemilihan Palabuhanratu sebagai lokasi penyelenggaraan Plara Fest memiliki nilai strategis.

Palabuhanratu merupakan salah satu kawasan yang menjadi pusat pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi. Wilayah tersebut juga menjadi bagian dari Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark dengan kekayaan geologi, hayati, serta budaya yang menjadi potensi wisata.

β€œDipilihnya Pelabuhan Ratu Festival sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi tentu memiliki makna yang sangat strategis,” ungkap Andreas.

Menurut Andreas, potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui kegiatan yang mampu mempertemukan kekuatan seni dan budaya dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Kronologi Tabrakan Beruntun di Palabuhanratu: Pajero Terbalik, Ibu dan Anak Terluka

Karena itu, Plara Fest diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Festival tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tarik Palabuhanratu sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk berkembang.

β€œMari kita jadikan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini sebagai titik tolak lahirnya lompatan pembangunan yang semakin maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” tandasnya.

Plara Fest 2026 dijadwalkan menghadirkan rangkaian kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif dengan melibatkan komunitas lokal serta masyarakat luas.

Kehadiran festival tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Kabupaten Sukabumi sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar semakin berkembang.

Sumber Jubirtvnews.com: Bukan Sekadar Festival, Plara Fest 2026 Jadi Ruang Ekspresi Seni dan Penggerak UMKM

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru