CORONGSUKABUMI.com – Meski belum mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), arah kepemimpinan baru di tubuh DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi mulai terbentuk. Andri Hidayana yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 langsung menyiapkan langkah awal konsolidasi organisasi.
Secara administratif, kepengurusan baru memang masih menunggu pengesahan resmi dari DPP. Namun proses politik internal dinilai sudah rampung, sehingga agenda pembenahan partai mulai dijalankan.
βSekarang kita tinggal menunggu proses di DPW dan DPP. Insya Allah tidak akan lama,β ujar Andri, Kamis (23/4/2026).
Mulai Konsolidasi Internal
Di tengah penantian SK, Andri menegaskan bahwa konsolidasi tidak bisa ditunda. Ia menyebut waktu yang tersedia cukup terbatas, terutama untuk menyiapkan struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
Langkah awal yang diprioritaskan adalah pembenahan struktur partai serta percepatan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan.
βKita fokus dulu pada pembenahan struktur. DPC punya waktu tidak banyak untuk melaksanakan Musancab di tingkat PAC,β katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan kader sebagai fondasi utama kekuatan partai ke depan.
βYang terpenting solid dan kompak, satu frekuensi. Kita akan bekerja bersama dan sama-sama bekerja,β tegasnya.
Aklamasi Hasil Konsolidasi
Terpilihnya Andri secara aklamasi disebut sebagai puncak dari konsolidasi internal yang telah berlangsung sejak pra-Muscab pada Maret 2026. Dukungan yang mengerucut pada satu figur membuat forum Muscab berjalan tanpa dinamika berarti.
Situasi ini dinilai menjadi modal awal bagi kepengurusan baru dalam menjaga stabilitas internal sebelum memasuki agenda politik yang lebih luas.
Target dan Arah Politik
PPP Kabupaten Sukabumi tetap memasang target ambisius untuk Pemilu 2029, yakni meraih 14 kursi DPRD. Andri menilai target tersebut realistis selama seluruh elemen partai memiliki komitmen dan strategi politik yang kuat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa fokus saat ini bukan pada kontestasi politik, melainkan penguatan fondasi organisasi.
Di sisi lain, PPP juga memastikan tetap berada dalam barisan koalisi pemerintahan daerah dengan mengawal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi hingga akhir masa jabatan.
Dengan belum terbitnya SK DPP, kepemimpinan Andri Hidayana memang belum sepenuhnya efektif secara administratif. Namun secara politik, langkah konsolidasi telah berjalan, menandai awal fase baru PPP Sukabumi dalam menata kekuatan menuju agenda politik mendatang.
Sumber Jubirtvnews.com:Β SK Pusat Belum Turun, Andri Hidayana Siapkan Langkah Awal sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi










