Beranda / Peristiwa / Tenda Peserta Ambruk Diterjang Angin saat Upacara Hari Santri di Ciracap Sukabumi

Tenda Peserta Ambruk Diterjang Angin saat Upacara Hari Santri di Ciracap Sukabumi

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Hembusan angin kencang menyebabkan sebuah tenda peserta peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, roboh pada Kamis (22/10/2026). Insiden tersebut sempat memicu kepanikan setelah tiga peserta terjatuh dan tertimpa terpal tenda saat berada di lokasi kegiatan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.20 WIB itu berlangsung ketika peserta tengah bersiap mengikuti atraksi 1.000 rebana. Tenda berwarna merah yang digunakan peserta untuk berkumpul dan berteduh mendadak terbalik setelah diterjang angin kencang.

Kepala Desa Gunungbatu, Suhendar, yang akrab disapa H. Empok, menjelaskan bahwa angin datang dalam dua kali hembusan. Hembusan pertama menerbangkan debu di sekitar lapangan, sementara hembusan berikutnya lebih kuat hingga menyebabkan tenda roboh.

Baca Juga :  Pria di Ciracap Sukabumi Jadi Korban Pembacokan usai Janjian Bertemu Malam

β€œAwalnya ada angin kencang yang menerbangkan debu. Tidak lama kemudian datang lagi angin yang cukup kencang sampai membuat tenda ambruk dengan posisi terbalik,” kata H. Empok saat memberikan keterangan.

Menurutnya, sejumlah peserta saat itu berada di dalam tenda untuk berteduh dan berkumpul. Ketika tenda tiba-tiba terbalik, para peserta sempat panik karena sebagian tubuh mereka tertutup terpal.

Kondisi tersebut menyebabkan tiga peserta terjatuh dan diduga mengalami benturan ketika berusaha menyelamatkan diri dari tenda yang roboh.

β€œYang di dalam tertimpa dan tertutup terpal tenda yang terbalik sehingga panik. Kemungkinan terjadi benturan, ada tiga orang peserta yang terjatuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Video: Syukuran Hasil Bumi di Desa Pasir Panjang Sukabumi, Jadi Momentum Kebersamaan Warga

Ketiga peserta kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Desa Mekarsari menuju Puskesmas Pembantu (Pustu) terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

H. Empok memastikan tidak ada korban yang mengalami luka serius. Berdasarkan informasi yang diterimanya, satu korban berasal dari Desa Cikangkung, sedangkan dua korban lainnya berasal dari Desa Ujunggenteng.

β€œTidak ada yang terluka parah, kemungkinan hanya syok saja. Kondisi mereka saat ini sudah membaik,” tambahnya.

Panitia Bantu Evakuasi Peserta

Setelah kejadian, panitia penyelenggara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciracap segera mendatangi lokasi untuk membantu penanganan. Mereka turut menenangkan peserta dan mengamankan area di sekitar tenda yang roboh.

Baca Juga :  DPP JTM Tetapkan Koordinator Kewilayahan Baru di Wilayah Pajampangan Sukabumi

Situasi yang sempat diwarnai kepanikan berangsur terkendali. Peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Ciracap pun kembali dilanjutkan setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya memperhatikan keamanan tenda dan perlengkapan dalam kegiatan luar ruangan. Terlebih, kegiatan yang melibatkan banyak peserta perlu mengantisipasi perubahan cuaca dan potensi angin kencang demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang hadir.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Hembusan Angin Kencang Robohkan Tenda Peserta Upacara Hari Santri di Ciracap Sukabumi

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru