Beranda / Lifestyle / Jangan Dicampur, Ini Alasan Buah dan Sayur Tidak Boleh Disimpan Bersamaan

Jangan Dicampur, Ini Alasan Buah dan Sayur Tidak Boleh Disimpan Bersamaan

CORONGSUKABUMI.com – Menyimpan buah dan sayur dalam satu tempat, terutama di dalam kulkas, masih menjadi kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang. Sekilas terlihat praktis, namun cara ini justru bisa mempercepat pembusukan bahan makanan.

Banyak yang belum menyadari bahwa buah dan sayur memiliki karakteristik berbeda, termasuk dalam proses pematangan dan reaksi terhadap lingkungan penyimpanan. Jika disimpan bersamaan tanpa pemisahan, kualitas keduanya bisa menurun lebih cepat, bahkan sebelum sempat diolah.

Memahami alasan di balik anjuran pemisahan ini penting agar bahan makanan tetap segar lebih lama dan tidak terbuang percuma.

Penyebab Utama: Gas Etilen

Melansir sejumlah sumber, salah satu faktor utama adalah gas etilen, yaitu gas alami yang dihasilkan oleh beberapa jenis buah selama proses pematangan.

Baca Juga :  Jarang Disadari, Ini Manfaat Besar Rutinitas Pagi bagi Kesehatan Mental

Buah penghasil etilen tinggi:

– Pisang
– Apel
– Alpukat
– Mangga

Gas ini berfungsi mempercepat proses pematangan. Namun, jika terpapar ke bahan lain, terutama sayur, efeknya justru merugikan.

Dampaknya pada Sayur

Sayuran umumnya sensitif terhadap gas etilen. Jika terpapar, sayur bisa mengalami:

  • Cepat layu
  • Menguning lebih cepat
  • Membusuk dalam waktu singkat

Sayuran hijau seperti bayam, selada, dan brokoli termasuk yang paling rentan.

Tidak Hanya Sayur, Buah Juga Bisa Terpengaruh

Tidak semua buah tahan terhadap etilen dalam jumlah tinggi. Beberapa buah justru bisa:

  • Terlalu cepat matang
  • Menjadi lembek
  • Cepat busuk
Baca Juga :  Tips Tetap Sehat dan Hemat Meski Sering Bukber Selama Ramadan

Faktor Lain yang Mempercepat Kerusakan

Selain gas etilen, ada beberapa faktor tambahan:

  • Perbedaan kelembapan
  • Sayur umumnya membutuhkan kelembapan tinggi, sedangkan beberapa buah tidak
  • Kontaminasi mikroorganisme
  • Jika satu bahan mulai rusak, dapat menyebar ke bahan lain

Cara Menyimpan Buah dan Sayur yang Benar

1. Pisahkan Tempat Penyimpanan

Gunakan laci atau wadah berbeda di dalam kulkas.

2. Gunakan Wadah atau Kantong Berbeda

Simpan dalam kantong berlubang atau wadah tertutup sesuai kebutuhan.

3. Kenali Jenis Buah

Pisahkan buah penghasil etilen tinggi dari yang sensitif.

4. Atur Kelembapan

Sayur daun β†’ kelembapan tinggi
Buah tertentu β†’ kelembapan lebih rendah

Baca Juga :  Gunakan Sepeda saat Berangkat Kerja, Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

5. Cek Secara Berkala

Buang bagian yang mulai busuk agar tidak merusak bahan lainnya.

Kesalahan yang Sering Terjadi

– Menyatukan semua bahan dalam satu wadah

– Tidak memperhatikan jenis buah penghasil etilen

– Membiarkan bahan yang sudah rusak bercampur dengan yang masih segar

Menyimpan buah dan sayur secara terpisah bukan sekadar anjuran, melainkan langkah penting untuk menjaga kualitas bahan makanan. Gas etilen yang dihasilkan buah dapat mempercepat kerusakan sayur jika disimpan bersamaan.

Dengan memahami cara penyimpanan yang tepat, kesegaran bahan dapat bertahan lebih lama, sekaligus membantu mengurangi pemborosan makanan di rumah.

sumber: berbagai sumber

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!