CORONGSUKABUMI.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak para orangtua untuk lebih memperhatikan pola hidup anak di tengah perkembangan teknologi yang semakin akrab dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penggunaan gawai perlu diimbangi dengan aktivitas fisik dan pola makan sehat agar tumbuh kembang anak tetap terjaga.
Pria yang akrab disapa KDM itu mengatakan anak-anak yang terlalu sering bermain gawai cenderung kurang bergerak sehingga nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak diolah menjadi energi secara optimal. Kondisi tersebut, kata dia, dapat berdampak pada penurunan kesehatan sekaligus memengaruhi kondisi emosional anak.
“Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi,” ujar KDM.
Ia mengungkapkan, sejumlah penyakit yang selama ini identik menyerang orang dewasa kini mulai banyak ditemukan pada anak-anak, seperti diabetes hingga gagal ginjal. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan bahwa pola hidup sehat harus dibangun sejak dini.
Karena itu, KDM mengajak para orangtua untuk lebih memperhatikan keseharian anak-anak, termasuk membatasi penggunaan gawai dan mendorong mereka lebih banyak melakukan aktivitas fisik. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dengan mengurangi konsumsi makanan maupun minuman yang mengandung gula berlebih.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil. Program itu tengah disusun sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesehatan ibu dan calon bayi.
“Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara,” jelasnya.
Menurut KDM, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap makanan bergizi, minuman yang layak, serta lingkungan dengan kualitas udara yang baik.
“Seluruhnya negara harus bertanggung jawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu,” pungkasnya.
Lead ini lebih halus, tidak sensasional, tidak mengulang judul, dan tetap memenuhi kaidah jurnalistik dengan mengantar pembaca ke isi berita secara natural.
Sumber Jubirtvnews.com: KDM Ingatkan Bahaya Gawai Berlebihan bagi Anak, Ajak Orangtua Lebih Aktif Mengawasi










