CORONGSUKABUMI.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.36.13 WIB dan sempat dirasakan oleh warga di sejumlah daerah.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 6,97 Lintang Selatan dan 106,98 Bujur Timur. Episenter gempa terletak di darat sekitar 8 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 5 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
βDengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,β kata Hartanto dalam keterangan resminya, Minggu dini hari.
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas berbeda di sejumlah wilayah. Di daerah Nyalindung, getaran tercatat mencapai skala IV MMI (Getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).
Sementara itu, di Sukabumi, Kabandungan, Tugubandung, dan Cipeuteuy, guncangan dirasakan pada skala III hingga IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Di wilayah Cianjur Kota, Cipanas, dan Kalapanunggal, getaran gempa dirasakan pada skala II hingga III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang – Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Adapun getaran dengan skala II MMI dirasakan oleh sebagian warga di Palabuhanratu, Cimahi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan Bogor (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga pukul 01.15 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Selain itu, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta memastikan informasi terkait gempa bumi hanya berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi seperti media sosial InfoBMKG atau aplikasi Mobile Apps InfoBMKG.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Gempa Darat M4,2 Guncang Sukabumi Tengah Malam, BMKG: Aktivitas Sesar Aktif










