Beranda / Peristiwa / Penjelasan Polisi soal Penemuan Mayat Pria Dalam Kontrakan di Cisaat Sukabumi yang Bikin Geger Warga

Penjelasan Polisi soal Penemuan Mayat Pria Dalam Kontrakan di Cisaat Sukabumi yang Bikin Geger Warga

CORONGSUKABUMI.com – Aroma tidak sedap yang tercium dari sebuah kamar kontrakan di Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mengundang perhatian warga setempat. Kecurigaan tersebut akhirnya mengarah pada penemuan jasad seorang pria yang diketahui telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.

Korban diketahui bernama Wili (45), seorang pedagang asal Padang yang untuk sementara waktu tinggal di kontrakan tersebut. Saat ditemukan pada Senin (8/6/2026) siang, kondisi jasad korban sudah mulai membusuk.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengatakan penemuan itu berawal ketika penjaga kontrakan mencium bau menyengat yang berasal dari kamar korban. Selain itu, banyak lalat terlihat berkerumun di sekitar pintu kamar, sementara korban sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah maupun beraktivitas seperti biasanya.

Merasa khawatir, penjaga kontrakan kemudian menghubungi Ketua RT dan Ketua RW setempat untuk memeriksa kondisi penghuni kamar tersebut.

Setelah beberapa kali memanggil dan mengetuk pintu tanpa mendapat jawaban, warga akhirnya sepakat membuka paksa pintu kamar yang terkunci dari dalam.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Kota Ringkus Pengedar Sabu di Cisaat, 10,59 Gram Barang Bukti Disita

β€œKarena pintu terkunci dari dalam dan kekhawatiran semakin besar, akhirnya disepakati untuk mendobrak pintu agar bisa melihat keadaan di dalam. Saat pintu terbuka, terlihat korban sudah terbaring terlentang di atas kasur, kondisi jasad sudah mulai membusuk, dan di samping tempat tidur kami temukan barang-barang pribadi berupa balsem dan bawang putih,” ungkap Ipda Ade.

Laporan mengenai penemuan tersebut diterima pihak kepolisian sekitar pukul 13.00 WIB. Tim dari Polsek Cisaat bersama Unit Inafis Polres Sukabumi Kota kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana maupun kekerasan.

β€œHasil pemeriksaan awal di lokasi sangat jelas tidak ada tanda-tanda masuknya orang lain secara paksa selain pintu yang didobrak warga, tidak ada tanda perkelahian, tidak ada luka tusuk, lebam, atau bekas kekerasan apa pun di seluruh tubuh korban. Barang-barang milik korban juga masih utuh dan tertata rapi,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Andreas Tutup Bazar Cullinary Ramadan di Cisaat Sukabumi, Perputaran UMKM Capai Ratusan Juta

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara informasi dari pihak keluarga menyebut korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya dalam beberapa waktu terakhir.

“Korban terakhir terlihat hidup sekitar tiga atau empat hari sebelum ditemukan, dan sebelum itu ia sempat mengeluh sering sakit dan tidak enak badan,” kata Ipda Ade.

Hasil analisis sementara tim medis dan forensik memperkirakan korban telah meninggal sekitar tiga sampai empat hari sebelum ditemukan. Penemuan balsem dan bawang putih di dekat tempat tidur juga menjadi petunjuk bahwa korban kemungkinan sempat berusaha mengobati keluhan sakit yang dialaminya.

β€œBerdasarkan seluruh fakta di lapangan, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan awal, kami menyimpulkan sementara kematian korban diduga kuat disebabkan oleh sakit yang dideritanya, bukan akibat tindak kejahatan. Namun untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan lengkap, jenazah sudah kami evakuasi dan bawa ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut, sambil kami menunggu kehadiran dan konfirmasi resmi dari pihak keluarga,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemuda Diamuk Massa Setelah Kepergok Mencuri di Pabrik Kosong Bantargadung Sukabumi

Polres Sukabumi Kota memastikan seluruh tahapan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur. Hasil olah TKP serta keterangan para saksi telah didokumentasikan dan akan menjadi bagian dari laporan resmi kepolisian.

Ipda Ade juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

β€œKami pastikan seluruh proses sudah dilakukan dengan benar dan transparan. Kasus ini kami tutup sebagai kematian wajar, kecuali ada temuan baru dari hasil pemeriksaan medis yang akan kami sampaikan kembali kepada publik,” pungkasnya.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Penemuan Mayat Pria Dalam Kontrakan di Cisaat Sukabumi Bikin Geger Warga, Ini Penjelasan Polisi

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru