Beranda / Daerah / Ratusan Santri Sukabumi Masuk Rumah Sakit Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Begini Kondisi Terbarunya

Ratusan Santri Sukabumi Masuk Rumah Sakit Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Begini Kondisi Terbarunya

CORONGSUKABUMI.com – Sebanyak 134 santri Pondok Pesantren Baiti Jannati, Kota Sukabumi, yang sebelumnya mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala diduga keracunan makanan, kini berangsur pulih. Mayoritas santri telah kembali ke pondok pesantren dan mulai menjalani aktivitas seperti biasa.

Pengasuh Pondok Pesantren Baiti Jannati, Faid Fauzan, mengatakan dari 134 santri yang sempat mendapatkan penanganan medis, hanya tiga orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Faid, kondisi ketiga santri tersebut juga terus menunjukkan perkembangan positif dan diperkirakan dapat kembali ke pondok pesantren pada Minggu sore.

β€œAlhamdulillah anak-anak sudah pulang, dari 134 santri, tinggal tiga orang yang masih dirawat dan Insya Allah sore ini juga pulang,” kata Faid, Minggu (16/8/2026).

Santri yang telah kembali ke pondok pesantren juga mulai beraktivitas seperti biasanya. Bahkan, sejumlah santri mengikuti perlombaan yang digelar untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali

Selain itu, pihak pondok pesantren memberikan kesempatan kepada santri yang ingin sementara waktu pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga.

β€œYang orang tuanya datang, yang pengen pulang dulu, kami izinkan untuk pulang dulu beberapa hari,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 134 santri Pondok Pesantren Baiti Jannati, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan.

Para santri dilaporkan mengalami gejala berupa pusing, mual, muntah, hingga sakit perut. Mereka yang terdampak terdiri dari santri tingkat SMP, SMA, serta seorang asatidz atau dewan ustadz.

Peristiwa tersebut mulai terjadi pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, sejumlah santri mulai mengeluhkan pusing. Kondisi kemudian berkembang pada Jumat malam ketika banyak santri mengalami muntah dan mules.

Baca Juga :  BNPB Buka Suara Terkait Bantuan Korban Bencana Sukabumi

Jumlah santri yang mengalami keluhan kesehatan semakin bertambah pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Pada waktu subuh, semakin banyak santri yang muntah-muntah sehingga pihak pondok pesantren membawa mereka ke Puskesmas Cikundul untuk mendapatkan penanganan.

Karena jumlah santri yang membutuhkan perawatan terus bertambah, sebagian kemudian dirujuk ke RSUD Al-Mulk dan sebagian lainnya ke RSUD R Syamsudin SH atau RS Bunut.

Sebelum mengalami gejala tersebut, para santri diketahui menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melaksanakan salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB.

Meski demikian, pihak pondok pesantren belum dapat memastikan apakah makanan dari program MBG tersebut menjadi penyebab para santri mengalami sakit.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ibu Tiri Desak Penyidikan Kasus Kematian Anak di Jampangkulon Berbasis Alat Bukti, Bukan Opini Publik

Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi telah mengambil sejumlah sampel untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Sampel yang diperiksa meliputi muntahan santri serta sisa makanan dari menu MBG yang dikonsumsi pada Jumat.

Petugas juga mengambil sisa makanan yang masih tersimpan di dapur pondok pesantren untuk diperiksa lebih lanjut.

Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Kesehatan Kota Sukabumi dan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru dapat diketahui sekitar satu minggu. Hasil tersebut nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti munculnya gejala kesehatan yang dialami para santri.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Ratusan Santri di Kota Sukabumi Masuk Rumah Sakit Usai Santap MBG, Begini Kondisinya Sekarang

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru