Beranda / Peristiwa / Tak Terlihat Beraktivitas Selama 6 Hari, Lansia di Bojong Deet Simpenan Sukabumi Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Tak Terlihat Beraktivitas Selama 6 Hari, Lansia di Bojong Deet Simpenan Sukabumi Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

CORONGSUKABUMI.com – Enam hari tanpa terlihat keluar rumah membuat warga Kampung Bojong Deet, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mulai curiga. Kecurigaan itu akhirnya terjawab setelah bau busuk menyengat tercium dari rumah seorang pria lansia yang tinggal seorang diri.

Pria tersebut diketahui bernama Hadri (60). Ia ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (19/8/2026).

Penemuan jasad Hadri bermula ketika seorang warga bernama Asep Lukman alias Bolu melintas di sekitar rumah korban. Saat itu, Asep mencium bau busuk yang cukup kuat dari arah kediaman Hadri.

Baca Juga :  Video: Rakor Konservasi SDA Sukabumi: Satukan Tekad Wujudkan Leuweung Hejo Rakyat Ngejo

Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Tedi, ketua pemuda setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian hingga Polsek Simpenan mendatangi lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengatakan polisi langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan warga.

β€œInformasi awal menyebutkan, jasad Hadri pertama kali diketahui oleh Asep Lukman alias Bolu. Saat melintas di sekitar rumah korban, Asep mencium bau busuk yang cukup menyengat,” ungkap AKP Bayu.

Kecurigaan warga semakin kuat karena Hadri yang selama ini diketahui rutin beraktivitas di sekitar rumah sudah tidak terlihat selama kurang lebih enam hari.

Baca Juga :  Lansia Asal Cikaranggeusan Jampangkulon Tewas Misterius di Sawah, Kaki Terikat dan Tubuh Terendam Air

β€œAsep kemudian menyampaikan temuannya kepada Tedi, ketua pemuda setempat. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian,” tutur Kapolsek.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Simpenan bersama Pamapta dan Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Sukabumi mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Dari keterangan keluarga, Hadri diketahui hidup seorang diri. Keluarga juga menyebut korban memiliki riwayat gangguan jiwa (ODGJ) sejak berusia 25 tahun.

Baca Juga :  Momentum HLUN ke-30, Bupati Sukabumi Minta Perangkat Daerah Perkuat Program untuk Lansia

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan medis luar terhadap jasad korban di lokasi kejadian. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga serta pemerintah desa mengenai penanganan jenazah.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga memilih untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jasad Hadri.

β€œPihak keluarga menolak untuk dilakukan tindakan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan secara layak,” pungkas AKP Bayu.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Bau Menyengat di Bojong Deet Simpenan Sukabumi Singkap Kematian Pria Lansia di Dalam Rumah

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru