CORONGSUKABUMI.com – Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Cigaru, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berubah mencekam setelah dua pemuda menjadi korban pembacokan usai menghadiri konser musik reggae, Senin (17/8/2026) malam.
Keduanya diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit di Jalan Raya Kiaradua, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, salah satu korban mengalami luka serius hingga harus mendapat 45 jahitan, sementara korban lainnya dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kedua korban diketahui bernama Andira Yusep Hidayat (19) dan Angga Ardiansyah. Andira mengalami luka bacokan di bagian punggung belakang dekat ketiak. Sedangkan Angga mengalami empat luka pada bagian punggung, pinggang, dan pundak.
Andira mengatakan, kejadian tersebut diduga bermula dari insiden senggolan antara Angga dengan seorang pria yang tidak mereka kenal saat menyaksikan konser musik di Lapang Cigaru.
Menurutnya, saat itu mereka datang untuk menikmati konser sekitar pukul 20.30 WIB. Di tengah kerumunan penonton, Angga tak sengaja bersenggolan dengan seorang pria yang memiliki ciri-ciri rambut pirang.
“Awalnya teman saya Angga bersenggolan dengan seorang pria berambut pirang saat menonton konser,” ujar Andira seusai membuat laporan polisi di Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (18/8/2026).
Setelah konser berakhir, Angga kemudian memilih pulang lebih dahulu. Namun, perjalanan pulangnya justru berubah menjadi petaka setelah pria berambut pirang yang sebelumnya terlibat senggolan diduga mengikuti kendaraan yang ditumpanginya.
Di tengah perjalanan, pria tersebut diduga tiba-tiba mengayunkan celurit ke arah Angga. Beruntung, Angga sempat menjatuhkan sepeda motornya sehingga berhasil menghindari sabetan pertama.
Angga kemudian menemui Andira dan menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Keduanya lantas berusaha mencari keberadaan pria yang diduga menyerang Angga tersebut.
Pencarian itu berakhir ketika keduanya menemukan pria berambut pirang tersebut di kawasan Jalan Raya Kiaradua sekitar pukul 23.30 WIB.
Namun, pertemuan tersebut justru kembali memicu penyerangan. Pria yang mereka temui diduga kembali mengeluarkan celurit dan menyerang keduanya.
“Pria itu kembali mengeluarkan celurit dan mendadak menyerang kami,” ungkap Andira.
Serangan menggunakan celurit tersebut mengenai kedua korban secara beruntun. Angga mengalami empat luka bacokan yang mengenai bagian punggung, pinggang, dan pundak.
Sementara Andira terkena sabetan celurit di bagian punggung belakang dekat ketiak. Luka tersebut cukup serius sehingga Andira harus mendapat penanganan medis dan menerima 45 jahitan.
Kondisi Angga disebut lebih serius. Setelah mendapatkan perawatan, korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu dan belum sadarkan diri.
“Angga masih dirawat di RSUD Palabuhanratu, katanya koma,” kata Andira.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan berat tersebut.
Pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari korban dan langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan terduga pelaku.
“Benar, saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” ujar Dudi.
Polisi kini masih memburu terduga pelaku untuk mengungkap secara keseluruhan kronologi penyerangan yang mengakibatkan dua pemuda menjadi korban pembacokan tersebut.
Sumber Jubirtvnews.com: Berawal dari Senggolan di Konser 17-an, Dua Pemuda Simpenan Sukabumi Dibacok Pria Berambut Pirang










