Beranda / Peristiwa / Longsor dan Banjir Melanda Sukabumi, Sejumlah Rumah di Bojonggenteng dan Parungkuda Terdampak

Longsor dan Banjir Melanda Sukabumi, Sejumlah Rumah di Bojonggenteng dan Parungkuda Terdampak

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Dua wilayah di Kabupaten Sukabumi dilanda bencana akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Selasa (3/11/2026) sore. Tanah longsor terjadi di Kecamatan Bojonggenteng, sementara banjir melanda Kecamatan Parungkuda. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat dua peristiwa tersebut.

Di Kecamatan Bojonggenteng, longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Cilubang RT 10/01, Desa Cipanengah. Material tanah yang bergerak akibat hujan deras menyebabkan sebagian tembok rumah warga jebol.

Dampak kejadian tersebut dirasakan dua kepala keluarga (KK) dengan total enam jiwa. Karena khawatir terjadi longsor susulan, para penghuni rumah memilih mengungsi sementara ke rumah saudara mereka.

Baca Juga :  Video: Jembatan Goa Monyet Sukabumi Ambruk Diterjang Banjir, Akses Warga Terisolasi

Sementara itu, banjir melanda Kampung Gang Metro RT 03/03 dan RT 02/03, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, sekitar pukul 16.15 WIB.

Banjir dipicu jebolnya tembok penahan drainase Perumahan BMI 6 setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Air yang meluap dari saluran drainase membawa material lumpur hingga masuk ke dalam rumah warga.

Sedikitnya tiga rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding akibat terjangan air bercampur lumpur. Bencana ini berdampak terhadap empat KK dengan total sembilan jiwa.

Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan kedua kejadian tersebut dipicu tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah setempat.

Baca Juga :  Jalur Bagbagan–Kiaradua Tertutup Longsor, Material Tanah dan Batu Masih Turun

β€œDi Bojonggenteng terjadi longsor yang mengakibatkan sebagian tembok rumah warga jebol. Sedangkan di Parungkuda, tembok penahan drainase perumahan jebol sehingga air bercampur lumpur masuk ke rumah warga dan menyebabkan kerusakan pada dinding,” ujarnya.

Daeng menjelaskan, kondisi warga terdampak di kedua wilayah tersebut berbeda. Warga di Bojonggenteng memilih mengungsi sementara untuk menghindari kemungkinan longsor susulan. Sedangkan warga terdampak banjir di Parungkuda tidak dilaporkan mengungsi.

Saat ini, warga Parungkuda bersama petugas Perumahan BMI 6 melakukan pembersihan material lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dari masing-masing wilayah bersama perangkat desa, TNI-Polri, Tagana, Satpol PP, relawan gabungan, dan masyarakat telah melakukan asesmen serta penanganan di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Upacara Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan Surade, Erpa Bacakan Teks Proklamasi

BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi selama musim penghujan.

Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi bronjong, karung, material bangunan, terpal, serta perlengkapan keluarga.

Untuk kerugian materi, dampak longsor di Kecamatan Bojonggenteng ditaksir mencapai Rp15 juta. Sementara itu, kerugian akibat banjir di Kecamatan Parungkuda hingga kini masih dalam pendataan.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Hujan Deras Picu Longsor di Bojonggenteng dan Banjir di Parungkuda Sukabumi, Sejumlah Rumah Rusak

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru