Beranda / Daerah / Pria Tanpa Identitas Nekat Lompat dari Lantai 2 Gedung Pasar Pelita Sukabumi, Diduga Alami Gangguan Psikologis

Pria Tanpa Identitas Nekat Lompat dari Lantai 2 Gedung Pasar Pelita Sukabumi, Diduga Alami Gangguan Psikologis

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak dalam kondisi terluka di area parkir luar Gedung Pasar Pelita, Kota Sukabumi, Selasa (3/11/2026) dini hari. Pria berusia sekitar 45 tahun itu diduga melompat dari lantai dua gedung tersebut.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 04.10 WIB setelah seorang pedagang melaporkannya kepada petugas keamanan pasar yang sedang berjaga malam. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi pria tersebut.

Kapolsek Cikole Kompol Usep Nurdin mengatakan, saat tiba di lokasi, petugas mendapati pria itu tergeletak dalam posisi telungkup dan mengeluarkan darah.

β€œPada saat saksi tiba di lokasi kejadian, melihat seorang laki-laki sudah dalam keadaan telungkup di lantai mengeluarkan darah. Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit R Syamsudin SH menggunakan ambulans SIGAP dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk mendapatkan pengobatan,” ujar Usep.

Baca Juga :  Ciletuh-Palabuhanratu Pertahankan Status UNESCO Global Geopark, Jadi Kado Indah HJKS ke-155

Setelah dievakuasi menggunakan ambulans, pria tersebut langsung mendapat penanganan medis di RS R Syamsudin SH. Berdasarkan pengecekan polisi, korban sudah dalam kondisi sadar, tetapi masih menjalani perawatan di ruang rawat inap.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui. Polisi menyebut pria tersebut tidak membawa kartu identitas sehingga asal-usul dan keberadaan keluarganya masih belum dapat dipastikan.

β€œUntuk identitas korban saat ini masih belum diketahui karena korban tidak memiliki identitas, tidak membawa KTP. Namun, dia seorang laki-laki dengan kisaran usia 45 tahun dan belum diketahui asal-usulnya dari mana,” kata Usep.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabar 14 Juni 2026, Sejumlah Wilayah Berawan

Usep menyampaikan, polisi menduga pria tersebut mengalami gangguan psikologis berdasarkan perilakunya saat diajak berkomunikasi di rumah sakit. Namun, kondisi tersebut masih memerlukan penilaian dari tenaga medis.

β€œSepertinya korban melakukan percobaan bunuh diri karena diduga depresi atau ada gangguan mental. Pada saat diperiksa oleh tim medis di Rumah Sakit R Syamsudin SH, dalam perbincangan kami dengan pihak korban, komunikasinya tidak nyambung, kadang melantur ke mana-mana bahasanya,” ungkapnya.

Menurut Usep, selama menjalani perawatan, pria tersebut juga beberapa kali berusaha menarik infus yang terpasang di tubuhnya. Perilaku lainnya turut menjadi perhatian petugas yang memantau kondisinya.

Baca Juga :  Spontan! Bupati Sukabumi Gabung di Tengah Pawai Gebyar Muharam 1447 H

β€œInfusan dan lainnya sampai ditarik-tarik. Termasuk, kencing di mana saja tanpa bilang terlebih dahulu,” tuturnya.

Saat ini, Polsek Cikole masih berupaya menelusuri identitas pria tersebut. Polisi berharap informasi yang terkumpul dapat membantu menemukan keluarganya agar bisa datang ke rumah sakit.

β€œKami dari Polsek Cikole sedang mencari informasi tentang identitas yang bersangkutan. Sehingga nanti kami bisa menginformasikan kepada keluarganya agar pihak keluarga bisa mendatangi rumah sakit untuk melihat saudaranya,” pungkas Usep.

Catatan Redaksi: Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis atau memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan dari psikolog, psikiater, fasilitas kesehatan terdekat, atau layanan darurat kesehatan jiwa.

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru