Beranda / Daerah / 8 Remaja Diduga Terlibat Tawuran Jalani Pembinaan di Pesantren Sukabumi

8 Remaja Diduga Terlibat Tawuran Jalani Pembinaan di Pesantren Sukabumi

JUBIRTVNEWS.COM – Delapan orang remaja berinisial MRA (17), RMR (16), MNI (15), HR (17), MEF (15), RR (18), DJR (15), dan RJ (15), mengikuti program pembinaan Lentera Bintana Polres Sukabumi Kota di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, pada Rabu (23/4/2025).

Para remaja yang sebagian besar merupakan pelajar tersebut sebelumnya diamankan oleh Polsek Cibeureum pada Senin (21/4) dan Selasa (22/4) malam karena diduga hendak terlibat aksi tawuran.

Baca Juga :  Dewan Dadang Hemawan Beri Pesan untuk Putri Nelayan Ujunggenteng 2026: Jaga Tradisi Pesisir dan Wisata Daerah

“Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dan MOU penanganan aksi geng motor maupun tawuran beberapa waktu lalu, kami mengantarkan 8 remaja ke ponpes Dzikir al-Fath untuk menjalani program Lentera Bintana selama 6 hari,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas AKP Astuti Setyaningsih kepada awak media, Rabu (23/4/2025).

Menurut Astuti, selama mengikuti program tersebut, para remaja akan mendapatkan pembinaan secara mental dan spiritual, serta pelatihan keterampilan dan kreativitas yang berguna untuk kehidupan mereka ke depan.

Baca Juga :  Remaja Terluka Akibat Serangan Molotov di Sukabumi, 7 Orang Diamankan Polisi

“Di program tersebut, kedelapan anak ini akan mendapatkan pembinaan baik dari segi mental maupun spiritual serta mendapatkan berbagai keterampilan atau kreatifitas yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Astuti menuturkan, Lentera Bintana merupakan program unggulan Kapolres Sukabumi Kota yang digagas untuk menanggulangi aksi geng motor maupun tawuran.

“Program ini merupakan kerjasama Polres Sukabumi dengan Pemerintah Daerah, Kodim 0607 Kota Sukabumi, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kota dan Kabupaten Sukabumi serta tokoh masyarakat untuk menanggulangi aksi geng motor dan tawuran di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” tutur Astuti.

Baca Juga :  Kontes Burung Piala DPRD Sukabumi 2025 Diserbu 400 Peserta dari Lokal hingga Nasional!

“Kami berharap program ini dapat mengubah pola pikir adik-adik kita yang tadinya ikut dalam aksi geng motor dan tawuran menjadi seseorang yang lebih baik, lebih kreatif dan produktif serta memiliki karakter yang baik dan agamis yang membanggakan orang tua maupun Kota Sukabumi.” pungkasnya.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru