CORONGSUKABUMI.COM β Upaya mencegah stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui pemenuhan gizi anak, tetapi juga perlu dimulai dari kesiapan calon orang tua, pola asuh, hingga keterlibatan seluruh anggota keluarga.
Penguatan pemahaman tersebut menjadi salah satu fokus dalam sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja tersebut digelar di Pondok Pesantren Sirojul Athfal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami pentingnya membangun keluarga berkualitas sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing.
Hadir dalam kegiatan tersebut KAPOKSI Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin, M.A., Pranata Humas Ahli Muda Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Roy Primera, S.I.Kom., serta Sekretaris Dinas PPKB Kabupaten Sukabumi Gandi Lesmana, S.E., M.Si.
Dalam pemaparannya, Roy Primera menyoroti pentingnya mempersiapkan generasi muda sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Salah satunya melalui program Generasi Berencana (GENRE), yang mendorong remaja merencanakan masa depan dan mempersiapkan kehidupan secara lebih matang.
Menurutnya, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak sebelum kehamilan. Kesiapan kesehatan calon orang tua menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Selain itu, keterlibatan ayah dalam pengasuhan juga menjadi perhatian melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Kehadiran ayah dalam kehidupan anak dinilai penting untuk memberikan perhatian, pendampingan, dan dukungan dalam proses tumbuh kembangnya.
Sementara itu, Zainul Munasichin menegaskan bahwa keluarga memiliki peran mendasar dalam membentuk karakter generasi penerus. Pembangunan keluarga berkualitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan ekonomi, tetapi juga mencakup keharmonisan hubungan, kasih sayang, dan pola asuh yang diterapkan kepada anak.
Penguatan ketahanan keluarga, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan mendukung perkembangan mereka.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas PPKB Kabupaten Sukabumi Gandi Lesmana mengajak masyarakat berperan aktif dalam pembangunan keluarga dan pencegahan stunting. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan, serta pendampingan bagi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.
Melalui sosialisasi Bangga Kencana, kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjalankan program pembangunan keluarga.
Penguatan edukasi mengenai kesehatan, pola asuh, perencanaan keluarga, dan keterlibatan orang tua diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan untuk mendukung pencegahan stunting sekaligus membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas di Kabupaten Sukabumi.










