Beranda / Pemerintahan / Pemkab Sukabumi Kolaborasi dengan Pengusaha untuk Bangun 166 Unit Huntap Korban Bencana

Pemkab Sukabumi Kolaborasi dengan Pengusaha untuk Bangun 166 Unit Huntap Korban Bencana

CORONGSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi semakin memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta untuk mempercepat pemulihan pascabencana pergerakan tanah yang melanda Kecamatan Palabuhanratu dan Gegerbitung. Sebagai langkah awal, Pemkab Sukabumi akan membangun 166 unit Hunian Tetap (Huntap) untuk korban bencana. Dalam proyek ini, sebanyak 176 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk berkontribusi, baik dalam hal pembiayaan maupun pembangunan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata dukungan kuat dari sektor swasta terhadap pemulihan pascabencana. “Alhamdulillah, rencana pembangunan hunian tetap ini mendapat sambutan luar biasa dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Ini adalah kolaborasi yang luar biasa, yang akan mempercepat pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujar Ade Suryaman dalam rapat koordinasi yang digelar di Grand Sulanjana Salabintana, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Fraksi Gerindra Usul Program Uang Tunggu Pasien Masuk APBD Sukabumi 2026

Fokus Pembangunan di Dua Kecamatan

Ade Suryaman menambahkan, pembangunan 166 unit Huntap akan dipusatkan di dua lokasi utama, yaitu Desa Cikadu di Kecamatan Palabuhanratu dengan target pembangunan sebanyak 100 unit, serta Desa Ciengang di Kecamatan Gegerbitung yang akan mendapat 66 unit. Proses pengerjaannya diprediksi akan dimulai dalam waktu dekat, dengan harapan warga dapat segera menempati hunian tetap yang aman dan layak.

“Pembangunan rumah ini akan memiliki luas lahan sekitar 60 meter persegi per unit, sementara untuk luas bangunannya sendiri adalah 36 meter persegi. Desain bangunan sudah tersedia dan saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk segera dilaksanakan,” tambahnya.

Pembagian Tahap Pembangunan

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa pembangunan Huntap akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan difokuskan pada merelokasi korban pergerakan tanah yang berada di Kampung Gempol, Desa Cikadu, dengan 20 unit akan dibangun langsung oleh Pemkab Sukabumi. Sementara itu, sisa unit lainnya, yakni 80 unit, akan dibangun melalui mekanisme “Lelang Kebaikan,” sebuah bentuk kolaborasi dengan pihak swasta.

Baca Juga :  Keindahan Tersembunyi di Selatan Pantai Karang Hawu: Serunya Menangkap Ikan Hias di Kolam Alami

“Pada tahap kedua, pembangunan huntap akan dilanjutkan di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung,” ujarnya.

Sendi Apriadi juga menambahkan bahwa selain pembangunan rumah, Disperkim akan fokus pada infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan lingkungan, talud penahan tanah (TPT), drainase, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, serta sarana air bersih dan penerangan jalan umum.

Apresiasi dari Bupati Sukabumi

Baca Juga :  DPMD Sukabumi Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Karya Bhakti TNI 2025

Bupati Sukabumi, Asep Japar, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh perusahaan dan komunitas yang turut berperan aktif dalam mendukung pemulihan daerah pascabencana ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk mempercepat proses rehabilitasi, terutama dalam penyediaan hunian bagi warga yang terdampak bencana.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada para pengusaha dan komunitas yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman,” kata Asep Japar dengan penuh rasa terima kasih.

Proyek pembangunan 166 unit Huntap ini diharapkan dapat memberikan solusi permanen bagi warga yang terdampak bencana, serta mempercepat pemulihan Kabupaten Sukabumi menuju kondisi yang lebih baik dan aman.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!