CORONGSUKABUMI.com – Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud penghambaan yang sarat makna spiritual dan sosial.
Agar pelaksanaannya tepat dan bernilai ibadah, penting bagi setiap Muslim memahami tata cara kurban sesuai sunnah, mulai dari niat, pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pembagian daging.
Pengertian dan Hukum Kurban
Kurban atau udhiyah adalah ibadah menyembelih hewan ternak tertentu pada waktu yang telah ditentukan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perintah ini memiliki dasar kuat dalam Al-Qurβan, salah satunya dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:
βMaka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.β
Mayoritas ulama menetapkan hukum kurban sebagai sunnah muakkadah, yakni sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu.
Niat dalam Berkurban
Niat menjadi fondasi utama dalam ibadah kurban. Niat harus dilandasi keikhlasan semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk tujuan lain seperti pamer atau mencari pujian.
Niat cukup di dalam hati, namun boleh dilafalkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan, misalnya:
βSaya niat berkurban karena Allah Taβala.β
Syarat Hewan Kurban
Pemilihan hewan kurban harus memenuhi ketentuan syariat, di antaranya:
- Kambing atau domba (minimal 1 tahun atau sudah berganti gigi)
- Sapi atau kerbau (minimal 2 tahun)
- Unta (minimal 5 tahun)
Hewan juga harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, tidak kurus berlebihan, dan layak untuk disembelih.
Waktu Penyembelihan
Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah pelaksanaan shalat Iduladha pada 10 Dzulhijjah hingga berakhirnya hari tasyrik, yaitu 13 Dzulhijjah.
Tata Cara Penyembelihan Sesuai Sunnah
Agar sesuai tuntunan, berikut langkah-langkah penyembelihan:
- Hewan dibaringkan menghadap kiblat
- Membaca βBismillah, Allahu Akbarβ saat menyembelih
- Menggunakan pisau tajam
- Memotong saluran pernapasan, makanan, dan pembuluh darah
- Memperlakukan hewan dengan baik tanpa menyiksa
Sunnah bagi Orang yang Berkurban
Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan:
- Tidak memotong rambut dan kuku sejak awal Dzulhijjah
- Menyembelih sendiri jika mampu
- Menyaksikan proses penyembelihan
Pembagian Daging Kurban
Distribusi daging kurban dianjurkan secara adil, yaitu:
- Sepertiga untuk diri sendiri dan keluarga
- Sepertiga untuk kerabat atau tetangga
- Sepertiga untuk fakir miskin
Hal yang perlu diperhatikan, daging kurban tidak boleh diperjualbelikan dan tidak boleh dijadikan upah bagi penyembelih.
Hikmah Ibadah Kurban
Ibadah kurban mengandung banyak hikmah, di antaranya:
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Menumbuhkan kepedulian sosial
- Meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS
- Melatih keikhlasan dan ketaatan
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi:
- Menyembelih sebelum shalat Iduladha
- Memilih hewan yang tidak memenuhi syarat
- Mengabaikan niat
- Pembagian daging yang tidak sesuai
Sebagai ibadah yang penuh makna, kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang keikhlasan dan kepedulian. Dengan memahami tata cara kurban sesuai sunnah, umat Islam dapat menjalankannya dengan lebih sempurna serta meraih keberkahan yang maksimal.
sumber: baznas.go.id










