Beranda / Nasional / BKKBN Dorong Pencegahan Stunting Melalui Program Bangga Kencana di Madiun

BKKBN Dorong Pencegahan Stunting Melalui Program Bangga Kencana di Madiun

JUBIRTVNEWS.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menggelar kegiatan fasilitasi teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja di Gedung Diklat Kota Madiun, Sabtu (12/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kabupaten/kota, antara lain Jombang, Trenggalek, Tulungagung, Magetan, Ngawi, Mojokerto, Blitar, Ponorogo, Kediri, dan Nganjuk.

Dalam sambutannya, Ibu Hikmah Bafaqih menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program keluarga berencana dan pencegahan stunting. Ia mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan psikologis perempuan sebelum menikah dan memiliki anak. “Perempuan baru siap hamil pada usia minimal 20 tahun. Selain pertumbuhan organ tubuh, kesiapan mental juga sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendagri Klaim Pemda Antusias Dukung Makan Bergizi Gratis, Siap Kucurkan APBD Rp5 T

Nihayatul Wafiroh, yang hadir memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa pembangunan keluarga adalah fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas. “Kita harus menjaga agar tidak ada bayi yang lahir dalam kondisi stunting. Karena sekali anak lahir stunting, maka seumur hidup potensinya tidak optimal,” tegasnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Program Bangga Kencana, BKKBN Gandeng Pesantren Cegah Stunting dan Seks Bebas

BKKBN melalui kegiatan ini juga mensosialisasikan dua program unggulan:

1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita usia 0 hingga pra-Paud, program ini bertujuan mencegah kekurangan gizi di masa-masa krusial pertumbuhan anak.

Baca Juga :  Mendes Yandri Ajak Kepala Desa Bersiap Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis

2. Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting)

Program ini mendorong keterlibatan masyarakat luas, khususnya kaum ibu, untuk memahami dan menerapkan upaya pencegahan stunting secara aktif.

BKKBN berharap, dengan sinergi bersama mitra kerja dan partisipasi masyarakat, upaya pencegahan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas dapat berjalan optimal di seluruh Indonesia.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru