CORONGSUKABUMI.com – Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan perkembangan pesat. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, jumlah dapur layanan gizi melonjak hingga ratusan titik, memperluas jangkauan penerima manfaat secara signifikan.
Saat ini, tercatat sebanyak 356 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebagian masih dalam tahap persiapan operasional.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sukabumi, Sandi Ibnu Aziz, mengungkapkan bahwa 13 dapur belum dapat beroperasi karena masih menunggu kelengkapan tenaga, termasuk kepala dapur dan ahli gizi.
“Secara sistem, jumlah penerima manfaat sudah mencapai sekitar 923 ribu orang. Mulai dari balita, siswa sekolah, santri, hingga anak usia sekolah yang tidak bersekolah juga kami cover,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Sukabumi menjadi salah satu daerah dengan cakupan program MBG terbesar. Program ini pun berperan penting sebagai ujung tombak intervensi pemenuhan gizi berbasis wilayah.
Meski pertumbuhan dapur berlangsung pesat, sejumlah tantangan teknis masih dihadapi di lapangan. Salah satunya berkaitan dengan pemenuhan standar operasional, seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“IPAL dan SLHS ini menjadi prioritas kami. Karena ini menyangkut dampak langsung ke lingkungan dan kualitas operasional dapur,” kata Sandi.
Ia menjelaskan, proses pemasangan IPAL tidak dapat dilakukan secara instan. Pengerjaannya harus disesuaikan dengan kondisi lokasi dan dapat memakan waktu mulai dari satu minggu hingga satu bulan.
Untuk mempercepat pemenuhan standar tersebut, berbagai upaya koordinasi lintas sektor terus dilakukan. Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, hingga DPRD turut dilibatkan. Selain itu, kolaborasi dengan mitra dan penyedia jasa juga dibuka guna mendukung percepatan.
Pengawasan terhadap operasional dapur pun diperketat, terutama dalam memastikan keberadaan tenaga ahli gizi di setiap titik layanan. Bahkan, beberapa dapur sempat dihentikan sementara karena belum memenuhi ketentuan tersebut.
“Kalau tidak ada ahli gizi, itu langsung kami hentikan sementara sampai terpenuhi,” tegasnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Jangkau Ratusan Ribu Penerima, Program MBG di Sukabumi Tembus 356 Dapur










