Beranda / Peristiwa / Nahas, Wanita di Cibadak Sukabumi Tewas Terhempas dari Jembatan Usai Tersambar KA Pangrango

Nahas, Wanita di Cibadak Sukabumi Tewas Terhempas dari Jembatan Usai Tersambar KA Pangrango

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Niat Een Suhaeni (50) untuk kembali ke rumah setelah mengambil air dari sungai berujung tragis. Wanita tersebut tersambar Kereta Api (KA) Pangrango saat melintasi jembatan rel di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).

Tubuh Een terhempas hingga jatuh ke jurang sedalam sekitar 15 meter di bawah jembatan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian sekitar pukul 10.55 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban hendak melintasi jembatan rel setelah mengambil air dari sungai yang berada di bawahnya. Pada saat bersamaan, KA Pangrango relasi Sukabumi-Bogor melaju dari arah Sukabumi.

Kepala Dusun Kamandoran, Ferdiansyah, mengatakan korban sempat berupaya menghindari kereta setelah menyadari kedatangan rangkaian KA Pangrango. Namun, jarak korban dengan kereta sudah terlalu dekat sehingga benturan tidak dapat dihindari.

Baca Juga :  Satu Bulan Diresmikan, Jembatan Cinta di Cimanggu Kembali Putus

β€œMenurut kesaksian warga di lokasi, korban sempat mencoba menghindar. Namun karena kecepatan kereta, tubuh korban tersambar lalu terhempas jatuh ke bawah jembatan setinggi 15 meter dan meninggal di tempat,” ujar Ferdiansyah, Minggu.

Ferdiansyah menuturkan, Een baru sekitar dua bulan tinggal di Kampung Kamandoran bersama suaminya, Yusuf. Pasangan tersebut diketahui bekerja sebagai pemulung dan menempati rumah milik warga setempat.

Namun, keduanya disebut tidak memiliki dokumen kependudukan resmi di tempat tinggal mereka saat ini.

β€œDia tinggal berdua bersama suaminya, Pak Yusuf. Bu Een sendiri alamatnya di Cikidang, tapi si bapaknya, suaminya, enggak tahu Cikidangnya kampung RT/RW berapa. Ditanya juga dia enggak ada identitas, cuman punya selembar surat pernyataan nikah,” ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Amblas di Bojongkopo Sukabumi, Kembali Ditutup untuk Kendaraan Roda Empat

Setelah kejadian, petugas kepolisian bersama tim medis mendatangi lokasi. Mereka tiba sekitar pukul 11.15 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban.

Jasad Een berhasil dievakuasi dari dasar jembatan pada pukul 11.50 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk mendapatkan penanganan.

Rencananya, jenazah Een akan dibawa ke Cikidang untuk dimakamkan.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan adanya warga yang tertemper KA Pangrango di Km 40+700 petak jalan Cisaat-Cibadak.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Pangrango sempat mengalami penghentian sementara untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kelayakan lokomotif di Stasiun Cibadak.

β€œPeristiwa tersebut menyebabkan KA Pangrango mengalami keterlambatan selama tiga menit. Saat ini, jalur kereta api telah dinyatakan aman dan perjalanan kereta api kembali berjalan normal,” ujar Franoto.

Baca Juga :  Seren Taun ke-447 Kasepuhan Ciptamulya, Tradisi Leluhur yang Tetap Lestari di Sukabumi

KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Pihaknya juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel kereta api karena berisiko membahayakan keselamatan.

β€œKAI Daop 1 Jakarta turut prihatin atas kejadian tersebut. Korban telah dievakuasi dari lokasi dan selanjutnya mendapatkan penanganan dari pihak terkait. Hingga saat ini, kondisi korban masih menunggu informasi lebih lanjut,” ujarnya.

β€œKami mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman dan tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur kereta api. Kereta api memiliki karakteristik tidak dapat berhenti secara mendadak,” tutup Franoto.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Wanita di Cibadak Sukabumi Tewas Terhempas dari Jembatan Usai Tersambar KA Pangrango

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru