CORONGSUKABUMI.com – Keberangkatan jemaah haji Kota Sukabumi tahun 2026 mengalami sejumlah dinamika yang berdampak pada berkurangnya jumlah jemaah yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci.
Dari total kuota sebanyak 35 orang, hanya 18 jemaah yang akhirnya dipastikan berangkat pada musim haji tahun ini.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Sukabumi, Apipudin, menjelaskan bahwa pada awalnya terdapat 21 calon jemaah yang telah melakukan pelunasan biaya perjalanan haji. Namun, dua di antaranya memilih menunda keberangkatan.
βDua orang sudah lunas tapi tunda berangkat, yaitu pasangan suami istri karena ingin berangkat bersama anaknya tahun depan. Jadi tersisa 19 orang,β ujarnya.
Dari jumlah tersebut, dua jemaah lainnya melakukan mutasi keberangkatan ke Kabupaten Bogor.
Sementara itu, satu jemaah dari Jawa Tengah masuk melalui mutasi ke Kota Sukabumi, sehingga total akhir jemaah yang akan berangkat menjadi 18 orang.
Apipudin juga mengungkapkan bahwa dari total kuota yang tersedia, terdapat 14 calon jemaah yang tidak melakukan pelunasan dengan berbagai alasan.
βAda yang sudah wafat tapi belum dicabut datanya, ada pasangan suami istri yang sudah bercerai, ada yang sakit, dan ada juga karena faktor ekonomi,β katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penurunan kuota haji Kota Sukabumi dari sebelumnya lebih dari 230 orang menjadi hanya 35 orang pada tahun ini dipengaruhi perubahan kebijakan penentuan kuota.
βKalau dulu perhitungannya berdasarkan jumlah penduduk muslim. Sekarang dirubah oleh Kementerian Haji dan Umrah, dihitung dari jumlah pendaftar haji dan waiting list,β ungkapnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Tunda Berangkat hingga Pindah Daerah Warnai Keberangkatan Jemaah Haji Kota Sukabumi 2026









