CORONGSUKABUMI.com – Sebuah cuplikan video audiensi warga Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memicu perhatian warganet setelah menampilkan momen Ketua Karang Taruna setempat terlihat menepuk meja hingga dianggap sedang marah. Potongan video tersebut kemudian menyebar luas dan memunculkan berbagai spekulasi.
Dalam rekaman yang viral itu, pemuda yang disebut sebagai anak Kepala Desa Sukatani tampak berbicara sambil memegang rokok saat pertemuan berlangsung. Situasi tersebut membuat sebagian netizen menilai bahwa audiensi berjalan panas dan nyaris ricuh.
Untuk memastikan informasi yang beredar tidak semakin liar, Forkopimcam Surade menggelar pertemuan klarifikasi di Balai Desa Sukatani pada Rabu (10/12/2025). Agenda ini sekaligus menjadi upaya menjaga kondusivitas desa menyusul ramainya pemberitaan di media sosial.
Kepala Desa Sukatani, Sulaemansyah, menjelaskan bahwa ketegangan dalam audiensi pada Senin (1/12/2025) sebenarnya telah diselesaikan secara damai pada hari yang sama.
βVideo yang beredar itu hanya potongan kejadian. Faktanya, hari itu juga sudah kami damaikan dan suasana kembali tenang,β jelasnya.
Menurut Sulaemansyah, salah satu isu yang memicu diskusi panas adalah keluhan warga mengenai akses jalan menuju Kampung Cikopeng yang belum sepenuhnya diperbaiki.
βKami sudah mulai memperbaiki akses jalan, hanya belum sampai ke titik yang dipersoalkan. Itu sudah masuk agenda penanganan,β ujarnya.
Sementara itu, Camat Surade Suryana mengklarifikasi bahwa aksi menepuk meja yang dilakukan Ketua Karang Taruna bukan bentuk kemarahan, melainkan refleks saat situasi audiensi mulai memanas akibat ucapan beberapa warga.
βItu spontan untuk menenangkan keadaan, bukan memicu keributan,β tegasnya.
Ia menambahkan bahwa narasi yang berkembang di media sosial kini sudah melenceng dari kondisi sebenarnya.
βSetelah kami klarifikasi, inti persoalan sudah clear. Tidak ada yang perlu diperbesar,β ujar Suryana.
Camat juga memastikan bahwa pemerintah desa tengah merealisasikan perbaikan infrastruktur jalan. Material batu pecah telah mulai didistribusikan ke titik-titik yang membutuhkan peningkatan.
Ia menjelaskan bahwa sejak Maret 2025, status Jalan Cikopeng telah berubah menjadi jalan desa, sehingga bisa diusulkan lewat musrenbangdes dan berpotensi mendapat dukungan anggaran dari kabupaten.
βJalan Cikopeng menjadi salah satu prioritas usulan pembangunan ke depan,β katanya.
Pertemuan yang dihadiri Forkopimcam, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat itu menyepakati perlunya menjaga suasana kondusif serta memperkuat komunikasi antara warga dan pemerintah desa.
βPembangunan harus dilakukan bersama. Kecamatan akan terus mendampingi desa agar harapan masyarakat dapat terwujud,β tutup Camat Suryana.
Forkopimcam menegaskan bahwa kondisi Desa Sukatani saat ini aman dan kegiatan pembangunan berjalan sesuai aturan.










