CORONGSUKABUMI.com – Warga Desa Loji dan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan perubahan kondisi sungai yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat. Air yang dulunya jernih kini disebut keruh dan dasar sungai dipenuhi material batu serta pasir. Warga menduga perubahan tersebut berkaitan dengan maraknya aktivitas tambang liar di wilayah hulu.
Kondisi itu mendorong masyarakat meminta pemerintah bersama aparat penegak hukum segera menertibkan aktivitas penambangan ilegal yang disebut telah berlangsung selama lebih dari dua tahun.
Salah seorang warga Simpenan, Sumardiana, mengatakan perubahan kondisi sungai mulai dirasakan sejak aktivitas tambang liar marak terjadi. Menurutnya, air sungai yang sebelumnya dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan sehari-hari kini tidak lagi seperti dahulu.
“Dulu air sungai jernih dan dimanfaatkan masyarakat, terutama saat musim kemarau. Sekarang kondisinya berbeda, air menjadi keruh dan banyak material batu maupun pasir,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Ia menduga material sisa penambangan terbawa aliran sungai saat musim hujan. Endapan tanah, batu, dan pasir tersebut, menurutnya, membuat aliran sungai menjadi lebih dangkal sehingga berpotensi meningkatkan risiko luapan air ketika curah hujan tinggi.
Sumardiana juga mengaitkan perubahan kondisi sungai dengan banjir besar yang melanda Desa Loji dan Desa Cidadap pada akhir 2025 hingga 2026. Menurutnya, bencana tersebut menyebabkan puluhan rumah hanyut, ratusan rumah mengalami kerusakan, serta ratusan hektare sawah tertutup material batu dan pasir.
“Saya tinggal di Kedusunan Kawung Luwuk sejak tahun 1980-an. Selama puluhan tahun, belum pernah melihat banjir sebesar dua tahun terakhir,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan dugaan adanya keterkaitan antara aktivitas tambang liar dan banjir tersebut merupakan analisis serta keresahan yang dirasakan masyarakat berdasarkan kondisi yang mereka lihat di lapangan.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.
“Harapan kami tambang liar segera ditertibkan agar sungai kembali jernih seperti beberapa tahun lalu dan bisa dimanfaatkan lagi oleh ribuan warga, terutama saat musim kemarau,” tandasnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Dari Sungai Jernih Menjadi Keruh, Tambang Liar Dikeluhkan Warga Simpenan Sukabumi










