Beranda / Peristiwa / Tersambar KA Pangrango di Parungkuda Sukabumi, Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Lokasi

Tersambar KA Pangrango di Parungkuda Sukabumi, Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Lokasi

CORONGSUKABUMI.com – Upaya mengungkap identitas seorang perempuan yang tewas setelah tertemper KA Pangrango di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, masih dilakukan. Hingga kini, korban belum diketahui identitasnya meski telah menjalani proses pemeriksaan di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Selasa (4/8/2026) pagi. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat akibat tersambar kereta relasi Sukabumi–Bogor.

Setelah kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus proses identifikasi.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan jenazah korban tiba di Instalasi Pemulasaran Jenazah sekitar pukul 07.30 WIB.

β€œDatang ke rumah sakit sekitar pukul 07.30 WIB, untuk luka-luka di kepala, di jidat luka robek terus kaki keduanya patah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Jenguk Ojol Asal Cikidang Korban Kericuhan Demo di Jakarta

Selain pemeriksaan kondisi fisik, pihak rumah sakit bersama instansi terkait juga berupaya mencari identitas korban melalui pengecekan data kependudukan.

Proses identifikasi dilakukan dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggunakan pemeriksaan sidik jari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

β€œDisduk telah melakukan pengecekan sidiki jari, namun tidak terbaca,” ujar Irman.

Diduga Berada di Jalur Rel Saat Kereta Melintas

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membenarkan adanya kejadian tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 05.47 WIB di KM 37+400/500, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Cibadak dan Stasiun Parungkuda.

Baca Juga :  Gedung Serbaguna Sukamulya Resmi Dibuka, Bupati Sukabumi Minta Dimanfaatkan Secara Optimal

Korban diduga merupakan pejalan kaki yang berada di area jalur rel ketika PLB 223A KA Pangrango relasi Sukabumi–Bogor melintas.

Setelah menerima laporan dari masinis, petugas KAI langsung melakukan koordinasi dengan petugas Stasiun Parungkuda untuk mengamankan lokasi kejadian dan memastikan kondisi rangkaian kereta.

β€œSetelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan kondisi lokomotif serta rangkaian aman di Stasiun Parungkuda, perjalanan KA Pangrango kembali dilanjutkan,” ujar Franoto.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Pangrango mengalami keterlambatan sekitar tiga menit.

Franoto menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur kereta api.

β€œKeselamatan merupakan prioritas utama KAI. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berjalan kaki, beraktivitas, ataupun menggunakan jalur rel sebagai jalan pintas karena memiliki risiko yang sangat tinggi,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi ke-30, Bahas APBD Perubahan 2025 dan KUA-PPAS 2026

KAI menegaskan jalur rel merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Masyarakat diminta menggunakan jalur penyeberangan resmi serta tidak memasuki area jalur kereta api tanpa kepentingan yang diperbolehkan.

β€œKewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan tidak beraktivitas di sekitar rel, masyarakat turut membantu menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api,” pungkas Franoto.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui dan masih dalam proses pencarian oleh pihak berwenang.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tersambar KA Pangrango di Parungkuda Sukabumi

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru